Madrid butuh dana 65,4 juta poundsterling untuk bisa memboyong Kaka dari AC Milan. Sementara demi membujuk Manchester United melepas si pemain terbaik dunia, Ronaldo, Los Merengues bahkan berani memecahkan rekor transfer tertmahal dengan biaya pemindahan mencapai 94 juta poundsterling.
Keputusan mendatangkan dua mantan pemain terbaik dunia itu dengan harga gila-gilaan membuat Madrid jadi sasaran kritik. Klub asal Ibukota Spanyol itu dianggap tak sensitif dengan kondisi perekonomian dunia yang justru sedang mengalami krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Real Madrid memutuskan untuk membayar uang sebanyak itu untuk kami, itu karena kami layak mendapatkannya, bukan begitu? Karena kami telah menunjukkan dengan permainan kami dalam beberapa tahun ke belakang," ungkap Kaka dalam wawancaranya seperti diberitakan Marca.
"Kami berada dalam dunia olahraga, di mana pembayaran setinggi ini bisa menjadi sebuah investasi," tambah pesepakbola 27 tahun itu.
Cara berinvestasi dengan membeli pemain, seperti dilakukan Madrid saat ini, memang diprediksi akan sangat menguntungkan. Konsultan Bisnis Weber Shandwick Sport mengestimasi kalau Los Blancos edisi kedua ini akan mendapat keuntungan sebesar US$ 100 juta dari penjualan jersey, sponsorship dan penjualan tiket pertandingan dari Kaka saja. Sementara Ronaldo masih akan menambahkan US$ 75 juta semusim buat Madrid.
"Dalam kasusu Cristiano Ronaldo, di mana dia merupakan pemain termahal, dia telah menunjukkan kalau dia adalah nomor satu dan layak mendapat semua uang itu," pungkas Kaka sebagaimana dikutip AFP.
(din/krs)











































