Adalah Rio, perusahaan yang mengantongi 65% hak atas kepemilikan Fabiano, yang berencana menyeret Sevilla ke pengadilan. Mereka mempermasalahkan penolakan Sevilla terhadap tawaran 12,5 juta poundsterling yang telah diajukan Milan pada striker 28 tahun itu.
Beberapa media Italia, Spanyol dan Brasil menyebut kalau Rio bahkan telah memulai upaya hukum. Seperti dikutip dari Channel4, masalah tersebut akan diperkarakan di pengadilan tinggi Inggris, tepatnya di wilayah Queenβs Bench, London, yang disebut-sebut kerap menangani kasus pengingkaran kontrak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, upaya Milan mendapatkan Fabiano terancam gagal setelah tawaran yang diajukan Rossoneri dianggap terlalu rendah. Seperti diketahui, kubu Sevilla meminta tebusan 18 juta poundsterling sementara pihak Diavolo Rosso cuma bersedia membayar 12,5 juta pounds. Agen sang pemain beberapa waktu lalu juga menyebut kalau Milan bergerak terlalu lambat dalam upayanya mendapatkan striker Brasil itu.
Tapi kubu Fabiano juga punya alasan kuat untuk menyeret klubnya ke pengadilan. Mereka menganggap klub berjuluk Rojiblancos itu telah melanggar salah satu klausul yang terdapat pada kontrak sang pemain, yang menyebut kalau Sevilla harus melepas sang pemain jika ada tawaran lebih dari 9 juta poundsterling yang masuk.
(din/a2s)











































