Seperti diberitakan sebelumnya, Jarque tewas akibat serangan jantung saat Espanyol sedang melalukan tur ke Italia. Dia diketahui tak bernyawa setelah tak muncul saat jam makan bersama yang dijadwalkan klub Spanyol tersebut.
"Sangat sulit menerima kejadian ini. Jarque orang yang hebat dan sangat profesional. Dia sedang bahagia karena akan menjadi ayah. Dia cinta Espanyol dan sangat antusias dengan stadion baru kami," ungkap Presiden Klub, Daniel Sanchez Llibre, pada Mundo Deportivo, seperti diberitakan Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sangat mengejutkan. Saya akan merindukanmu, temanku," tulis Iniesta di situs resminya sebagaimana diberitakan Goal.
"Ini hari yang menyedihkan buat kami dan sepakbola. Kami mengirimkan dukungan kami pada keluarga dan kolega-kolega. Saya sudah berbicara dengan Ivan (De la Pena), dan mereka sangat sedih. Kami akan mendukung keluarganya. Ini ujian yang berat dan mengejutkan," timpal kapten El Barca, Carles Puyol.
Kematian Jarque terjadi dua tahun setelah sepakbola Spanyol dikejutkan dengan meninggalnya Antonio Puerta. Gelandang Sevilla itu terjatuh di tengah lapangan dan menghembuskan napas terakhirnya beberapa hari kemudian setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Meski sudah dinyatakan tewas karena serangan jantung, jenazah Jarque akan terlebih dulu di otopsi di Italia sebelum diterbangkan ke Spanyol.
(din/arp)











































