Persaingan Barcelona kontra Madrid di musim ini bisa jadi lebih panas dibanding waktu-waktu terdahulu.
Musim ini Barcelona berhasrat mempertahankan prestasi treble winners yang mereka raih musim lalu. Sementara itu Madrid ingin membuktikan diri bahwa mereka bisa minimal menyamai raihan seteru abadinya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna memenuhi ambisinya, Madrid musim ini menggelontorkan triliunan rupiah untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Kaka, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Xabi Alonso.
Namun Xavi berpendapat bahwa Madrid bakal mengalami tekanan seiring dengan tingginya ambisi dan gemerlapnya materi pemain mereka.
"Untuk meraih prestasi seperti kami, persyaratannya cukup ketat. Selain itu kini siapa pun menatap Madrid dengan 'kaca pembesar'. Jadi, mereka akan mengalami tekanan tingkat tinggi," lanjut gelandang nasional Spanyol tersebut.
"Meski begitu, Madrid selalu tampil kompetitif," tuntas Xavi.
Di La Liga musim ini, Azulgrana memuncaki klasemen sementara dengan poin sempurna 18 dari enam laga. Sementara itu Los Galacticos menguntit di peringkat kedua dengan poin 15, hasil lima kemenangan dan satu kali kalah.
Pertempuran pertama antara dua seteru abadi pada musim ini akan digelar di Stadion Camp Nou, 29 November mendatang. (nar/din)











































