Entah apa yang dipikirkan Florentino Perez saat menyaksikan investasinya sebesar 250 juta euro seperti tak bernilai apa-apa saat dikandaskan Alcorcon dengan skor mencolok 0-4.
Madrid memang tak menurunkan Kaka atau Cristiano Ronaldo dalam laga babak 32 besar Copa del Rey tersebut. Namun keberadaan Karim Benzema, Raul Gonzalez, Guti, Rafael van der Vaart hingga Christoph Metzelder harusnya sudah cukup buat meraih hasil memuaskan atas klub yang transfer pemainnya di musim panas lalu 400 kali lebih kecil dari yang dikeluarkan Merengues.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sesuatu yang memalukan, saya tak punya penjelasan," ungkap Manuel Pellegrini usai pertandingan seperti dikutip situs resmi Madrid.
Soal apa penyebab kekalahan anak didiknya, Pellegrini tak mau banyak berkomentar. Namun dia mengindikasikan kalau pasukannya datang dengan kepercayaan diri terlalu tinggi yang membuat mereka menganggap remeh lawan.
"Kami harap fans bisa memaafkan kami atas kekalahan ini. Tak ada alasan untuk kalah dalam pertandingan ini. Saya mencoba menghilangkan alasan overconfidence dengan menjaga pemain tetap berada di hotel pada hari Senin. Tak banyak yang bisa dikatakan pada mereka saat ini."
"Saat Anda kalah seperti itu tak banyak yang bisa dikatakan. Kadang di kejuaraan seperti ini Anda berpikir kalau lawan yang lebih lemah akan mudah dikalahkan. Sampai ketika Anda kalah, Anda tak akan menganggap mereka dengan serius," lanjut pelatih asal Chile itu.
Kekalahan atas Alcorcon seperti menjadi semacam puncak dari serangkaian hasil buruk yang didapat Madrid setelah sebelumnya ditundukkan AC Milan dan diimbangi Sporting Gijon tanpa gol. Meski tengah dalam tren buruk, Pellegrini sama sekali tak memikirkan melepas jabatannya di Santiago Bernabeu.
"Saya tidak pernah, tidak sedang dan tidak akan memikirkan soal mundur dari jabatan ini," tegas mantan pembesut Villarreal itu.
(din/roz)










































