Lirik Pelatih Italia, Madrid?

Lirik Pelatih Italia, Madrid?

- Sepakbola
Rabu, 28 Okt 2009 22:10 WIB
Lirik Pelatih Italia, Madrid?
Madrid - Pelatih Italia merupakan solusi bagi Real Madrid? Bisa jadi. Pasalnya di bawah nahkoda seorang Italiano, Madrid selalu juara. Itu sebabnya beredar spekulasi Los Blancos mengincar pelatih asal Italia.

Madrid tengah mengalami rentetan hasil buruk di bulan Oktober ini. 'Si Putih' hanya satu kali menang yakni 4-2 atas Valladolid. Sisanya mereka takluk di tangan Sevilla, AC Milan, dan klub 'antah berantah' Alcocron. Satu hasil lagi adalah skor seri kala berhadapan dengan Sporting Gijon.

Capaian negatif ini membuat Madrid dispekulasikan tengah berencana mengganti entrenador yang kini dijabat Manuel Pellegrini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Negeri Matador, nama direktur olahraga Jorge Valdano menjadi pembicaraan. Sedang di tanah Italia juga beredar kabar bahwa Madrid tengah mengincar pelatih asal negeri spaghetti. Diberitakan Football-Italia, nama yang mencuat adalah Luciano Spalletti atau Roberto Mancini.

Spalletti awal musim ini mengundurkan diri dari kursi pelatih AS Roma. Pelatih berkepala plontos itu pernah membawa Roma menjadi juara Coppa Italia dua kali dan sekali Supercoppa Italia.

Sementara itu jabatan terakhir Mancini adalah pelatih Inter Milan. Untuk La Beneamata, Mancio mempersembahkan tiga gelar Seri A, dua Coppa Italia, dan dua Super Coppa Italia. Ia dipecat pada Mei 2008.

Beredarnya dua nama ini, boleh jadi mengindikasikan Madrid menikmati servis allenatore. Sebelumnya Los Merengues pernah menggunakan jasa Italiano bernama Fabio Capello.

Bahkan Don Fabio sempat dua kali menjadi pelatih Madrid, masing-masing di musim 1996/97 dan 2006/07. Hasilnya adalah satu gelar La Liga di setiap masa jabatannya. Capello sendiri hanya menangani selama satu musim di setiap masa tugasnya.Β 

Ada pun trofi La Liga musim 2006/07 merupakan yang pertama didapat oleh armada Santiago Bernabeu sejak 2004. Sebelum kedatangan Capello Madrid menggunakan jasa empat pelatih yakni Jose Antonio Camacho, Mariano Garcia Remon, Wanderley Luxemburgo, dan Juan Ramon Lopez Caro. Mereka gagal menyumbang trofi apa-apa.
(nar/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads