Madrid tengah mengalami rentetan hasil buruk di bulan Oktober ini. 'Si Putih' hanya satu kali menang yakni 4-2 atas Valladolid. Sisanya mereka takluk di tangan Sevilla, AC Milan, dan klub 'antah berantah' Alcocron. Satu hasil lagi adalah skor seri kala berhadapan dengan Sporting Gijon.
Capaian negatif ini membuat Madrid dispekulasikan tengah berencana mengganti entrenador yang kini dijabat Manuel Pellegrini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spalletti awal musim ini mengundurkan diri dari kursi pelatih AS Roma. Pelatih berkepala plontos itu pernah membawa Roma menjadi juara Coppa Italia dua kali dan sekali Supercoppa Italia.
Sementara itu jabatan terakhir Mancini adalah pelatih Inter Milan. Untuk La Beneamata, Mancio mempersembahkan tiga gelar Seri A, dua Coppa Italia, dan dua Super Coppa Italia. Ia dipecat pada Mei 2008.
Beredarnya dua nama ini, boleh jadi mengindikasikan Madrid menikmati servis allenatore. Sebelumnya Los Merengues pernah menggunakan jasa Italiano bernama Fabio Capello.
Bahkan Don Fabio sempat dua kali menjadi pelatih Madrid, masing-masing di musim 1996/97 dan 2006/07. Hasilnya adalah satu gelar La Liga di setiap masa jabatannya. Capello sendiri hanya menangani selama satu musim di setiap masa tugasnya.Β
Ada pun trofi La Liga musim 2006/07 merupakan yang pertama didapat oleh armada Santiago Bernabeu sejak 2004. Sebelum kedatangan Capello Madrid menggunakan jasa empat pelatih yakni Jose Antonio Camacho, Mariano Garcia Remon, Wanderley Luxemburgo, dan Juan Ramon Lopez Caro. Mereka gagal menyumbang trofi apa-apa.
(nar/nar)











































