Kekalahan telak 0-4 dari tim divisi III Alcorcon di Copa del Rey dua hari lalu membuat Madrid ditertawakan oleh mereka yang skeptis bahkan sinis pada ambisi bernilai ratusan juta euro yang digelontorkan Florentino Perez untuk membangun sebuah kekuatan di Santiago Bernabeu.
Indikasinya? Los Blancos cuma menang satu kali dari lima laga terakhir dan menelan tiga kekalahan, termasuk yang memalukan dari Alcorcon tersebut. Ketidakseimbangan pun terjadi. Para pemain merasakan tekanan dari pendukungnya, sang pelatih dibayang-bayangi pemecatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di meja manajemen, bos-bos Madrid bisa cepat tidak puas atas kinerja pelatihnya. Sembilan pelatih dalam enam tahun terakhir adalah sebuah gelagat buat Pellegrini bahwa ia harus segera membuat perubahan dan bangkit
Perubahan itu mutlak harus dimulai Pellegrini pada Sabtu (30/10/2009) besok, ketika Madrid menjamu Getafe. Kemenangan tak cuma mengembalikan kepercayaan diri mereka, tapi juga modal besar untuk berangkat ke San Siro guna menghadapi AC Milan di Liga Champions.
Jika tidak menang, dunia mungkin lebih tahu bagaimana kecenderungan cerita pada mereka.
Pentas La Liga yang lain di akhir minggu ini adalah Barcelona dijajal Osasuna di Estadio Reyno de Navarra. Sang juara bertahan sejauh ini masih baik-baik saja di kompetisi lokal, walaupun sudah mencicipi kekalahan pertamanya di musim ini saat ditekuk Rubin Kazan di Liga Champions. Rubin adalah tim yang akan dihadapi El Barca setelah Osasuna di Moskow.
Atletico Madrid juga akan mencoba peruntungan pertamanya di liga di bawah kendali pelatih Quique Flores. Kiprah pertama mantan pelatih Valencia itu positif berkat kemenangan 2-0 atas Marbella di Copa del Rey. Athletic Bilbao akan menjadi ujian lebih besar bagi Flores untuk memulai rezimnya di Vicente Calderon sepeninggal Abel Resino.
(Jadwal selengkapnya klik di sini) (a2s/key)











































