Madrid akan melawat ke markas Atletico pada Sabtu (7/11/2009) malam waktu setempat. Apakah derby Madrid kali ini datang di saat yang tepat bagi Los Galacticos?
Bisa jadi begitu. Atletico yang tengah terpuruk di zona degradasi boleh jadi tidak terlalu mengancam El Real, yang masih mencari-cari formula yang benar-benar mantap bila harus tampil tanpa Cristiano Ronaldo.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun 'Si Putih' juga harus waspada dengan kekuatan Atletico yang mulai bangkit. Pelatih anyar Los Colchoneros, Quique Sanchez Flores, menunjukkan kualitas yang menjanjikan.
Dalam laga debutnya akhir Oktober silam, ia meraih kemenangan atas tim divisi segunda Marbella di Copa Del Rey. Selanjutnya racikan Flores memang takluk di La Liga.
Namun tengah pekan lalu strategi yang diterapkan suksesor Abel Resino ini sukses menahan tim kuat Eropa, Chelsea, di Liga Champions. Perjuangan keras Atletico yang sempat tertinggal satu gol berbuah di menit akhir kala Sergio Aguero mencetak angka penyama.
Hasil yang dipetik melawan Chelsea membuat tim berseragam merah-putih itu percaya diri. "Melawan Chelsea, kami mengerahkan segala kemampuan yang kami punya. Kami bertarung dan bertarung dengan dukungan penuh suporter. Kami sangat kuat ketika kami bersatu," demikian kata Simao Sabrosa dilansir dari situs resmi klubnya.
"Meski tengah melalui masa-masa sulit, kami percaya akan kemampuan kami dan yakin bahwa satu hari nanti kemenangan akan kami raih," lanjutnya.
Berkaca dari performa sejauh ini, Flores pun menyatakan sebuah target. "Kami ingin berada di posisi tujuh besar sebelum libur Natal. Kami ada dua pertandingan berat melawan Real Madrid dan Villarreal. Saya ingin dalam sisa waktu ini keadaannya akan kembali normal," demikian tutur sang entrenador kepada AS seperti dilansir ESPN Star.
(nar/din)











































