Barca hanya memberi kesempatan satu pekan kepada Madrid untuk menduduki puncak klasemen setelah Los Blancos ditundukkan 1-0 di Nou Camp, Senin (30/11/2009) dinihari WIB. Gol semata wayang Zlatan Ibrahimovic mengantarkan tuan rumah ke posisi teratas La Liga.
Kebobolan di menit 52, Madrid yang tampil impresif di babak pertama sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengejar ketertinggalan setelah Sergi Busquets dikeluarkan di menit 63. Namun 'Si Putih' menemui jalan buntu dengan serangannya dan malah ikut-ikutan bermain dengan sepuluh orang setelah Lassana Diarra dikeluarkan di menit 90.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madrid yang di laga itu hampir diperkuat oleh seluruh bintangnya hasil belanja jor-joran di musim panas ini juga berada di posisi tersudut setelah gagal membuktikan lebih baik dari Barca yang bisa dibilang lebih cermat dalam mengeluarkan uang.
Akan tetapi generator pusat permainan Madrid, Alonso menolak untuk panik dengan kekalahan di El Clasico itu. Menurutnya hasil pertandingan tersebutΒ tidak menentukan apa pun lantaran musim kompetisi masih cukup panjang.
"Itu merupakan laga yang cukup penting, namun tidak menentukan. Musim masih panjang dan setiap laga merupakan langkah untuk meraih tujuan akhir kami," tuturnya di situs resmi klub.
Sedangkan untuk jalannya laga, pemain internasional Spanyol itu menyayangkan gagalnya usaha Madrid untuk mencetak gol terutama di babak pertama saat mereka mendapat sejumlah peluang.
"Saya pikir kami dapat bertindak lebih baik. Kami berhak mendapatkan lebih juga. Kami memiliki peluang yang lebih banyak di babak pertama, terutama di babak pertama. Ini sangat disayangkan." (din/krs)











































