Pria yang kini berusia 64 tahun itu adalah legenda hidup sepakbola Jerman serta Bayern Munich. Selama membela keduanya, Beckenbauer selalu menorehkan tinta emas dalam catatan karirnya, salah satunya ketika membawa Jerman menjadi juara dunia pada 1974 sebagai pemain dan sebagai pelatih pada 1990.
Ia pun disebut sebagai pemain yang mempopulerkan posisi libero yang hingga menjadi tren di sepakbola modern saat ini. Dan bila ada pemain yang bisa tampil seperti dirinya dulu, Beckenbauer melihat Pique sebagai titisan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dilihat dari cara bermainnya, Pique mampu menggalang serangan dari belakang dan tiba-tiba muncul di depan untuk membantu serangan El Barca. Di bawah asuhan Pep Guardiola kini, Pique pun semakin jadi sosok sentral di lini belakang Alzugrana dan kerap mencetak gol.
"Dia adalah pemain yang membuatku terkejut akan perkembangannya di Barca. Aku mengetahui Pique sejak di Manchester United, tapi Sir Alex Ferguson lebih memainkan ia sebagai bek tengah konvensional (pada umumnya), menggunakan tinggi badannya untuk bola-bola atas dan kekuatannya," analisa Beckenbauer kepada ESPN.
"Kontrak saat Pep Guardiola membuatnya lebih berperang dalam sebuah laga. Seperti memulai permainan dari belakang sepertiku, ia dapat memberi umpan yang sangat bagus dan aku suka chutzpah-nya. Setiap hari ia selau mencoba hal baru," pungkas pria yang kini menjabat presiden Bayern itu.
(mrp/roz)










































