Sejak akhir November silam, Barcelona harus menjalani jadwal padat. Armada Josep Guardila praktis bermain setiap tiga hari sekali.
Sudah enam lawan yang dihadapi sejak tanggal 21 November hingga tengah pekan ini. Di antara pertandingan-pertandingan tersebut terdapat dua tim raksasa Inter Milan dan Real Madrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laju pasukan Josep Guardiola bagaikan kereta ekspres. Tak peduli betapa jauh dan melelahkan-nya perjalanan, Barca terus menembus segala rintangan.
Kemenangan menjadi satu-satunya target. Tidak ada keinginan untuk bermain aman. Ini dibuktikan ketika mereka melawat ke markas Dynamo Kiev di Liga Champions Kamis (10/12/2009) dinihari WIB.
Ketika itu kalah 0-1 pun sudah cukup bagi Barca untuk lolos ke babak berikut. Namun The Catalans tetap menggeber kemenangan hingga menit akhir, meski itu harus dibayar dengan cederanya pemain andalan Lionel Messi.
Akhir pekan nanti Barca akan menjalani laga ketujuh-nya dalam kurun waktu setengah bulan terakhir, melawan sesama tim asal Catalan, Espanyol.
Adakah Barca berniat "istirahat sejenak" di laga ini? Toh kalah pun belum akan mengusik posisi mereka di puncak klasemen sementara. Apalagi setelah derby Catalan ini Barca harus menempuh perjalanan cukup jauh yakni ke Timur Tengah guna melakoni Piala Dunia Antarklub. Sebuah kejuaraan yang juga menjadi incaran pasukan Camp Nou.
Meski begitu Barca tampaknya belum akan menjadikan laga melawan Espanyol untuk sekedar tarik napas. Permainan tempo tinggi dan ultra-ofensif tetap akan diterapkan.
"Kami adalah tim yang selalu menyerang dengan gencar. Kami menyerang dengan lima hingga enam pemain," seru striker Zlatan Ibrahimovic seperti dilansir dari AFP.
(nar/din)











































