Pemain Madrid Mengasingkan Diri

Pemain Madrid Mengasingkan Diri

- Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2004 16:15 WIB
Jakarta - Buruknya prestasi Real Madrid beberapa pekan belakangan ini tak hanya membuat petinggi dan pemain kecewa. Penggemar adalah pihak yang paling menyesalkan buruknya nasib kesayangan mereka akhir-akhir ini. Malah, kekecewaan penonton bisa berdampak besar terhadap klub. Selasa lalu sekelompok penggemar berkumpul di tempat latihan Madrid untuk menunjukkan kekecewaannya pada para pemain. Merasa tak nyaman dengan kedatangan para penggemar, petinggi klub memutuskan untuk memindahkan pusat latihan Madrid ke sebuah daerah terpencil. Menurut salah satu bintang Madrid, Roberto Carlos, para pemain perlu menenangkan diri untuk memulihkan kekuatan mereka menghadapi Atletico dalam derby Madrid Sabtu mendatang."Penggemar Madrid memang selalu menginginkan kami menang. Sejak Sabtu (pekan lalu) hingga hari ini, segalanya akan berbeda. Kami berharap kami mampu menang besar melawan Atletico Madrid," ujar bek asal Brasil itu. Carlos menambahkan bahwa timnya dalam keadaan tenang. Sekarang mereka tengah fokus untuk memenangkan sisa pertandingan di La Liga. Menurut pesepakbola bernomor punggung 3 itu, penggemar tak perlu khawatir timnya bakal melempem di sisa kompetisi. "Tim sedang dalam keadaan tenang. Kami mengerti perasaan penggemar, namun kami harus dibiarkan untuk melakukan pekerjaan kami. Kami masih memiliki peluang bagus, dan saya melihat tak ada alasan bagi kami untuk khawatir," lanjut pesepakbola gundul itu.Menurut berita yang dilansir Guardian, Madrid akan berlibur di vila eksklusif "La Manga" di wilayah Murcia. Tempat ini adalah tempat yang sama dimana tiga orang anggota klub Liga Primer, Leicester City, tersangkut kasus pelecehan seksual beberapa waktu lalu.Begitu kecewanya dengan prestasi Madrid, penggemar dan media sempat menuding gaya hidup beberapa bintangnya sebagai biang kerok kekalahan beruntun Madrid. Soal ini, korbannya tak lain adalah gelandang asal Inggris David Beckham. Beberapa waktu lalu, surat kabar bertiras besar "Marca" malah sempat menuduh Beckham sengaja mendapatkan kartu kuning agar fresh jika Madrid melaju ke semifinal--yang nyatanya gagal kesampaian!.Untuk tudingan yang satu ini, Carlos, mewakili rekan-rekannya, menimpali bahwa mereka adalah manusia biasa yang punya kehidupan pribadi. Menurut Carlos, tak ada orang yang berhak mengatur apa yang mereka lakukan diluar lapangan. "Saya berusia 31 tahun, dan tak seorang pun yang berhak mengatur kehidupan pribadi saya," ujar Carlos.Kabar lain menyebutkan, pengurus klub memutuskan untuk mengenyahkan beberapa media massa yang dianggap dapat merusak konsentrasi para pemainnya, terutama Beckham, dari kamp latihan mereka. Empat media tersebut adalah The Sun, Mirror, Daily Mail, dan News of the World, yang belakangan sangat gencar memberitakan isu perselingkuhan kapten timnas Inggris itu. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads