Meski harus bermain tandang di rumah Tenerife, Heliodoro Rodriguez Lopez, Senin (11/1/2010) dinihari WIB, Barca bermain tanpa gentar. Hasil sekali seri dan sekali kalah di dua laga pertama di 2010 melecut mereka.
Hasilnya, hattirck Messi di menit 36, 45 dan 75, ditambah satu gol Carles Puyol di menit 44 serta satu lagi dari bunuh diri Ezequiel Luna di menit 85 membawa Barca berpesta gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya pertandingan
Sebenarnya, Tenerife justru jadi tim pertama yang memetik peluang mencetak gol.Β Delapan menit babak pertama berlangsung, tendangan Alejandro Alfaro ditepis kiper Victor Valdes ke luar lapangan. Semenit berselang sundulan Pablo Sicilia menyamping.
Dua menit kemudian, ganti Barca yang nyaris mendapat gol. Menguasai bola di dalam kotak penalti, tembakan Bojan Krkic tak menemui sasaran karena melebar di kiri gawang Tenerife.
Tenerife masih terus membahayakan Barca di menit-menit awal. Saat laga berusia 13 menit, kembali Alfaro yang nyaris menjebol gawang Barca andai tendangannya tidak ditahan Valdes.
Barcelona akhirnya berhasil menyarangkan gol ke gawang Tenerife yang dikiper Sergio Aragoneses di menit 36. Menerima umpan Bojan, Messi dengan mudah mencetak gol dari muilut gawang dengan sepakannya.
Gol tersebut bagai membuka keran gol Barca yang macet di setengah jam pertama. Menit 44, umpan silang Messi dari tendangan bebas ditanduk Puyol jadi gol kedua El Barca.
Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 ketika Messi kembali memaksimalkan assist Bojan untuk jadi gol dari jarak sekitar tiga meter dari garis gawang.
Tiga menit babak kedua berjalan, Barca nyaris membawa pertandingan ke angka 4-0. Mendapat umpan Messi, sebuah tendangan Thierry Henry dari sudut sempit di kiri melabrak tiang kanan Aragoneses.
Perlawanan pamungkas Tenerife terjadi di menit 53. Umpan sundulan Luna kepada Nino diteruskan dengan tembakan yang arahnya menyamping ke kiri gawang Valdes.
Setelah peluang itu, Barca kembali merajalela. Menit 75, Messi melengkapi hattricknya dengan sebuah tendangan kaki kiri yang terarah dari luar kotak penalti dengan menyambar umpan Bojan lagi.
Lima menit sebelum pertandingan usai, Barca mencetak gol kelimanya. Pedro Rodriguez menerima umpan Henry dan menceploskan bola ke gawang. Namun bola itu meluncur masuk bukan karena tendangan Pedro, melainkan sodokan Luna.
Pedro memenuhi janjinya untuk tidak merayakan gol di depan publik Tenerife yang menjadi kampung halamannya. Terlebih lagi, gol tersebut dinyatakan sebagai bunuh diri Luna alih-alih gol Pedro.
Tak beberapa lama, wasit pun menyudahi pertandingan dengan Barcelona berpesta lima gol tanpa balas.
Susunan pemain
Tenerife: Aragoneses; Lorite (Culebras 46), Sicilia, Luna, Llorens; Ricardinho, Alonso; Ayoze (Dinei 67), Alfaro,Β Ngom Kome (Angel 84); Nino MartΓnez
Barcelona: Valdes; Alves, Puyol (Milito 84), Marquez, Maxwell; Xavi (Cygrynskiy 86), Busquets, Iniesta (Pedro 77); Messi, Henry, Krkic (arp/din)











































