Vagner Dihukum Penjara
Jumat, 16 Apr 2004 04:20 WIB
Jakarta - Hati-hati berurusan dengan pihak kepolisian. Salah-salah Anda bisa masuk penjara. Ini dialami oleh pemain tengah Celta Vigo, Vagner, yang harus masuk bui ditambah denda karena menganiaya polisi saat ditegur karena bertelepon ria. Menurut berita yang dikutip dari harian olahraga βMarcaβ, Vagner dinyatakan bersalah karena terlibat sebuah insiden penganiayaan terhadap petugas kepolisian di luar stadion Balaidosβkandang Celta Vigoβsebelum berlangsung pertandingan melawan Valencia Oktober tahun 2001 lalu. Insiden itu bermula dari suatu kejadian yang cukup sepele. Ketika sedang menuju lapangan parkir VIP di stadion, pesepakbola asal Brasil itu dihentikan oleh dua petugas kepolisian karena mengemudi sambil menelpon dengan telepon selularnya. Di negara Barat, mengemudi sambil telpon-telponan memang menjadi sebuah pelanggaran yang cukup serius. Namun, entah kenapa pesepakbola yang sudah empat musim bermain di Spanyolβdan tentu paham soal peraturan ituβmalah tersinggung dan marah-marah kala ditegur oleh polisi. Bukan hanya terlibat argumen sengit, pesepakbola berusia 31 tahun itu juga melayangkan pukulan kepada salah seorang petugas yang berusaha mencegahnya masuk stadion. Akibat pukulan Vagner petugas kepolisian itu harus absen menjalankan tugasnya selama 46 hari. Tak ayal, Vagner pun dikenakan pasal penganiayaan terhadap alat negara. Hukumannya, tujuh bulan penjara plus denda sebesar 3.740 Euro (US $4.275). Dengan demikian karir Vagner, yang punya nama lengkap Rogerio Nunez Vagner, terancam berakhir. Pesepakbola yang pernah memperkuat timnas Brasil dalam kejuaraan Piala Konfederasi 2001 itu, terakhir mengemas gol bagi klubnya di ajang Liga Champions, April tahun lalu. (mel/)











































