Vicente Calderon, Senin (15/2/2010) dinihari WIB menjadi saksi Barca yang belum pernah menelan satu kali pun di ajang liga sejak musim dimulai, tersungkur di tangan tuan rumah Atletico dengan skor 1-2.
Di laga tersebut Barca memang tak diperkuat oleh lima pemain belakangnya dan tampil makin compang-camping kala Seydou Keita yang berkarakter bertahan mendapat cedera dan harus ditarik keluar di menit tujuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan Atletico? Los Colchoneros dengan presentase penguasaan bola cuma setengah dari yang dimiliki Barca, mampu mendapatkan 13 kali kesempatan dan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Angka itu menjadi gambaran betapa efektinya permainan Atletico. Belum lagi kalau melihat kualitas lini pertahanan tuan rumah di laga itu.
Barisan belakang Atletico begitu tampil solid. Ada pun gol yang bersarang di gawang mereka berawal dari situasi tendangan penjuruΒ dan bola berbelok setelah mengenai kepala Carles Puyol (yang belum jelas apakah dia mengoper atau tidak) sebelum disambar Zlatan Ibrahimovic.
Rapatnya pertahanan Atletico pun diakui oleh kiper Barca, Victor Valdes. "Atletico bermain dengan bagus, terutama di lini pertahanan. Namun kami liga masih panjang dan kami masih memimpin dan itu menjadi keuntungan," ujarnya di Reuters. (fjp/din)











































