Tanggal 11 April disebut sebagai penentuan titel juara La Liga Primera terkait digelarnya sebuah laga krusial di Santiago Bernabeu. Benar, pada hari itu Real Madrid akan menjamu Barcelona di laga El Classico paruh kedua musim ini.
Adalah ketatnya persaingan antara kedua klub yang membuat pertarungan di Bernabeu tersebut akan sangat krusial dalam menentukan sang juara. Menyusul kekalahan atas Atletico Madrid pekan kemarin, keunggulan El Barca atas Los Merengues terpangkas menjadi dua poin saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama musim lalu, Barcelona secara mengejutkan meraih kemenangan gemilang dengan skor 6-2. Dengan banyak perubahan telah terjadi di kubu Madrid, meraih hasil serupa jelas jadi pekerjaan yang sangat sulit.
Dilanjutkan Busquets, timnya harus meraih hasil sebaik-baiknya sebelum pertemuan dengan Madrid tersebut. Kondisi yang sayangnya tak mudah karena badai cedera pemain yang kini menghantam anak didik Pep Guardiola, meski itu disebutnya bukan sebuah halangan.
"Kami tidak perduli apakah kami cedera atau tidak. Tim ini akan tetap bekerja dengan sebaiknya, dengan intensitas yang tak berubah. Mereka (yang cedera) ingin segera pulih untuk bisa bermain dan berkontribusi untuk tim," pungkas gelandang bertahan berusia 22 tahun itu.
(din/roz)
