Bisa dibilang memasan logo sposor pada kostum El Barca adalah sesuatu yang melanggar "kodrat" karena memang dalam 111 tahun sejarah klub tak pernah terjadi hal yang demikian.
Logo Unicef memang kemudian terpampang di kostum Los Cules sejak 2006, namun itu pun bukan untuk alasan finansial. Tak ada pemasukan dari Unicef. Sebaliknya, justru Barca yang menyumbang 1,5 juta euro per tahun kepada badan PBB yang mengurusi anak-anak itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika terpilih, Rosell pun tak mengharamkan menjual bagian depan kostum Barca kepada mereka yang berniat menjadi sponsor. Namun, menurutnya, hal ini akan dilakukannya usai melihat kondisi keuangan klub.
"Segalanya tergantung finansial klub. Pertama-tama kami harus melihat kondisi keuangan dan membuat keputusan dengan hati-hati," ujar Rosell di ESPN Star.
"Jika Anda tak tahu angkanya, maka Anda tak akan bisa membuat keputusan yang jujur," lanjut lagi.
(roz/key)










































