"Saya tak perduli dengan masa depan saya. Saya tak khawatir soal apa yang mungkin terjadi," sahut Pellegrini di Marca.
Bermodal belanja ratusan juta poundsterling, Madrid diharapkan banyak menorehkan prestasi di musim ini. Namun hingga roda kompetisi menjelang berakhir, justru lebih banyak kekecewaan didapat fans Los Merengues.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun perjuangan di kompetisi lokal juga tak mudah. Kekalahan atas Barcelona di El Clasico membuat Madrid tergeser dari puncak klasemen.
Menyusul kemenangan Barca atas Deportivo La Coruna malam tadi, jarak Madrid dengan puncak klasemen kini merenggang menjadi enam poin. Tak mau dipusingkan dengan masa depannya, Pellegrini bertekad menyapu bersih kemenangan.
"Kami akan mencoba memenangi tujuh pertandingan. Kekalahan akan menyulitkan . Kami tak boleh kalah. Kita lihat saja bagaimana klub ini mengakhiri musim," lanjut pria asal Chile itu.
Lebih lanjut, mantan pembesut Villarreal itu juga mengeluhkan banyaknya kritik yang dia terima sejak datang ke Santiago Bernabeu. Publik disebutnya tak pernah puas dengan apa yang dia lakukan.
"Sejak awal yang ada hanya kritikan. Tak perduli apa yang kami raih dengan memuncaki (grup) Liga Champions, kami selalu dilihat secara negatif. Mereka mengkritik apa yang saya lakukan dan meminta saya melakukan hal yang lain," tutup Pellegrini
(din/nar)











































