Raul baru saja menambahkan koleksi golnya di kompetisi domestik menjadi 228. Ia membuatnya saat Madrid menundukkan tuan rumah Real Zaragoza 2-1 di La Romareda, stadion di mana ia untuk pertama kalinya tampil bersama Los Blancos di level divisi teratas Liga Spanyol.
"Selalu menyenangkan kembali ke lapangan ini," tukas Raul tentang tempat yang pertama kali ia jejaki pada 29 Oktober 1994 itu, ketika masih berusia 17 tahun, saat melakoni debut di tim senior Madrid walaupun kala itu kalah 2-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesuburannya sebagai tukang bikin gol mencengangkan. Walaupun tak lagi dipakai timnas Spanyol, tapi hingga kini Raul adalah top skorernya dengan 44 gol. Ia juga berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak di kompetisi Eropa.
Untuk klubnya, Raul telah mendulang total 323 gol di semua kompetisi, paling banyak di antara banyak pemain besar lain yang pernah bekerja di Santiago Bernabeu, mulai dari Alfredo di Stefano (307), Ferenc Puskas (240), sampai Hugo Sanchez (209) atau Emilio Butragueno (170).
Gol terakhir yang dibuat Raul di La Romareda adalah golnya yang ke-228 khusus di Liga, dan ia menggeser Di Stefano sebagai top skorer nomor tiga dalam sejarah kompetisi. Hanya dua orang yang mampu mencetak gol lebih banyak dari angka itu, yakni Telmo Zarra (252) dan Hugo Sanchez (234). (Sanchez selain Madrid juga pernah memperkuat Atletico Madrid dan Rayo Vallecano).
Menariknya, Raul mencetak gol tersebut tak seberapa lama setelah ia minta diganti karena merasa engkelnya bermasalah.
"Saya minta diganti di beberapa penghentian sebelumnya, tapi saya beruntung bisa mendulang gol itu," ungkap Raul yang kala itu main sebagai pengganti Rafael van der Vaart di menit 15, lalu digantikan Karim Benzema di menit 51, atau semenit setelah mencetak gol.
(a2s/a2s)











































