Tahun lalu bisa dibilang merupakan tahunnya Barca. Mereka sukses menyapu bersih gelar di semua ajang yang mereka ikuti dimulai dari La Liga, Copa del Rey, hingga akhirnya Liga Champions.
Kesuksesan tersebut kemudian dilengkapi dengan kejayaan di tiga ajang lainnya, yakni Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Tim mana pun bisa iri melihat kesuksesan Los Cules.
Tetapi, yang namanya mempertahankan terbukti lebih sulit ketimbang meraih. Barca gagal mempertahankan gelar di ajang Copa del Rey usai disingkirkan Sevilla di babak 16 besar. Dari dua pertemuan melawan Sevilla, Barca takluk 1-2 dan hanya mampu membalas 1-0 di kesempatan berikutnya. Akibatnya Los Rojiblancos unggul lewat agresivitas gol tandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersingkir dari Liga Champions berarti Barca tak akan tampil di Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub tahun ini. Itu artinya dua trofi laig dipastikan sudah lepas dari genggaman mereka.
Kini hanya tinggal dua trofi yang bisa dipertahankan skuad arahan Josep Guardiola ini: La Liga dan (nantinya jika menjuarai La Liga) Piala Super Spanyol. mari berbicara soal La Liga dulu.
Dengan empat pertandingan tersisa menuju akhir musim, Barca saat ini berada di urutan terdepan, namun jarak mereka dengan pesaing juga tak jauh. Saat ini Blaugranas mengantongi 87 poin atau hanya unggul satu angka atas Real Madrid.
Pada empat laga tersisa itu, Barca terbilang memili lawan yang tricky, yakni Villarreal, Tenerife, Sevilla dan Real Valladolid. Di antara keempatnya, hanya Tenerife dan Valladolid yang berada di papan bawah.
Kesimpulannya, perjuangan Barca untuk mempertahankan gelar La Liga pun masih jauh dari kata selesai.
(roz/din)











































