sepakbola

Casillas dan 'Trauma' Masa Lalu

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Casillas dan 'Trauma' Masa Lalu


- detikSepakbola

Madrid - Saat masih kecil dan belum menjadi pesepakbola pro, Iker Casillas pernah dua kali melihat klub pujaannya Real Madrid kandas di laga terakhir. Kini Casillas berharap "trauma masa lalu" itu tak terulang.

Madrid saat ini tengah berkejaran dengan Barcelona dalam memperebutkan titel juara La Liga, yang merupakan satu-satunya kesempatan bagi Los Blancos mau pun Azulgrana untuk meraih trofi musim ini.

Barca masih memimpin klasemen dengan poin 96 dan Madrid menguntit di peringkat dua dengan selisih satu poin. Ada pun kompetisi tinggal menyisakan satu partai lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Casillas dkk. harus mengalahkan tim tuan rumah Malaga sembari berharap bahwa Barcelona bakal dikandaskan tamunya Real Valladolid. Harapan terakhir itu meski ada, tapi diyakini cukup sulit. Jadi ada kekhawatiran bahwa Madrid bakal gagal.

Kekhawatiran ini membuat Casillas teringat akan "trauma masa lalu"-nya. Saat masih belum menjadi pesepakbola, pria kelahiran 20 Mei 1981 itu menyaksikan Los Blancos dua kali kandas di hari terakhir kompetisi dan harus merelakan trofi La Liga terbang ke Barcelona.

"Kami paham itu tak akan mudah. Kami harus menang dan menunggu. Barcelona pernah memenangi titel dalam situasi seperti ini, 17 atau 18 tahun silam. Real Madrid harus menang di Tenerife tapi kenyataannya Madrid kalah. Ketika itu saya masih sangat muda, tapi saya ingat peristiwa itu. Ketika itu Madrid tampaknya tak mungkin kalah, tapi kenyataannya kalah dan Barcelona juara," tukas Casillas seperti dikutip dari situs resmi klub.

Kiper nasional Spanyol itu hendak merujuk pada musim 1991/92 dan 1992/93. Di musim 1991/92, Madrid yang bertindak sebagai tamu dikalahkan Tenerife 3-2. Tim ibukota Spanyol sempat memimpin 2-0 lewat Fernando Hierro dan Gheorge Hagi. Namun tuan rumah membalikkan keadaan dan mencetak tiga gol melalui Quique Estebranz, Roca, dan Pier.

Sementara di season 1992/93, Madrid kembali takluk di kandang Tenerife kali ini dengan skor 0-2. Dalam dua kemenangan itu, tim asal Kepulauan Canari dilatih oleh Jorge Valdano yang kini menjadi salah satu direktur di Madrid. 

"Sangat disayangkan memang karena hanya satu tim yang bakal menjadi juara, padahal baik kami mau pun Barcelona menjalani musim dengan luar biasa. Barcelona berhak atas keuntungan ini," tandas Casillas.

"Tidak mudah bagi kami untuk juara. Semua situasinya tampak seperti melawan kami, namun masih ada harapan pada Valladolid (lawan Barcelona) karena mereka tidak mau degradasi tentunya. Selain itu Malaga juga akan tampil luar biasa menghadapi kami. Kedua laga akan berlangsung sulit," pungkas kiper berjuluk San Iker itu. 


(nar/roz)











Hide Ads