'Spanyol Mini' di Barca

'Spanyol Mini' di Barca

- Sepakbola
Rabu, 19 Mei 2010 19:02 WIB
Spanyol Mini di Barca
Jakarta - Barcelona musim depan akan semakin beraroma timnas Spanyol. Dengan direkrutnya David Villa, maka El Barca memiliki sembilan orang Matador yang terbentang dari kiper hingga ke barisan penyerangnya.

Villa jadi rekrutan awal Barca begitu musim ini berakhir. Pria 28 tahun itu diangkut dari Valencia dengan dana 40 juta euro yang sekaligus mengakhiri perburuan mereka terhadap striker berjuluk El Guaje itu.

Masuknya Villa selain menambah deret panjang stok penyerang top Barca yang sudah dihuni Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Pedro Rodriguez, Bojan Krkic dan Thierry Henry, juga memperkuat koneksi para pemain timnas Spanyol di tim yang notabene asal Catalan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sektor kiper ada Victor Valdes yang akhirnya dipanggil juga ke skuad bayangan Vicente Del Bosque untuk Piala Dunia bulan depan. Meski diprediksi akan terbuang namun dengan penampilannya bersama Barca dalam dua musim terakhir jelas Del Bosque harus berpikir dua kali untuk mencoretnya.

Masuk ke lini belakang ada duet Carles Puyol dan Gerard Pique. Dengan kurang stabilnya penampilan Raul Albiol serta Marchena (duet Puyol di Piala Eropa 2008 red), tak sulit bagi Pique berdampingan dengan Puyol di barisan pertahanan 'Tim Matador'.

Di lini tengah tak usah ditanya lagi, Xavi dan Andres Iniesta, adalah nyawa permainan Spanyol selama dua tahun terakhir. Selain keduanya ada juga Sergio Busquets yang siap tampil sebagai bintang baru di tubuh La Furia Roja.

Masuk ke lini depan, meroketnya penampilan Pedro bisa jadi pintu untuk tampil di Afrika Selatan nanti. Meski Bojan tak masuk ke skuad bayangan namun dengan umur yang baru 20 tahun serta talenta hebatnya, tak lama lagi ia bisa segera menambah caps-nya yang baru satu itu.

Kedatangan Villa pun menambah deretan Spaniard di Barcelona. Bisa dibayangkan dahsyatnya lini depan Alzugrana musim depan dengan trio Villa-Messi-Ibra atau Villa-Messi-Pedro bukan?

Namun Barca harus berkaca pada pengalaman pahit di musim 2007/2008 saat mempunya Fantastic Four dalam diri Ronaldinho, Samuel Eto'o, Messi dan Henry. Tim yang kala itu dilatih Frank Rijkaard malah nihil gelar. (mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads