"Saya puas dengan apa yang saya raih secara umum. Kami telah mencetak sejarah di kompetisi ini, jumlah poin yang impresif meski kami gagal memenangi Liga," ungkap Pellegrini di Marca.
Real Madrid malam tadi memutuskan untuk menyudahi kerjsaman dengan Pellegrini. Kenyataan ini jelas tak mengejutkan mengingat pria asal Chile itu gagal memberi apapun buat 'Si Putih'. Apalagi Madrid kini sudah diambang kesepakatan dengan salah satu pelatih terbaik saat ini, Jose Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di liga kami gembira karena bisa membuat 102 gol, kami meraih 18 kemenangan dari 19 laga di Santiago Bernabeu. Di atas itu semua adalah perasaan bahwa kami didukung oleh banyak fans kami di jalanan."
"Masa depan akan dimulai dari besok dan kita lihat saja apa yang akan terjadi. Saya sudah merasa sangat dicintai di Spanyol, tidak cuma hanya selama lima tahun di Villarreal, tapi juga musim di Real Madrid, bahkan di saat yang sulit," pungkas Pellegrini mengomentari masa depan kepelatihannya.
(din/roz)










































