Tanda Tanya Seputar Mourinho

Tanda Tanya Seputar Mourinho

- Sepakbola
Kamis, 27 Mei 2010 10:20 WIB
Tanda Tanya Seputar Mourinho
Madrid - Jalan Jose Mourinho ke Real Madrid kian lapang kendati masih ada tanda tanya seputar kontraknya dengan Inter Milan. Jika pun Mourinho jadi pindah ke Madrid, akankah gayanya cocok di sana?

Madrid telah resmi melengserkan entrenador Manuel Pellgrini, Kamis (27/5/2010) dinihari WIB. Kini 'Si Putih' jelas-jelas menyatakan tengah menanti datangnya Mourinho.

Akan tetapi, Mourinho sendiri masih terlibat pembicaraan mengenai kontraknya dengan Inter. Si pelatih Portugal peraih dua gelar Liga Champions bersama dua klub berbeda memang punya klausul yang membolehkannya pergi di tengah-tengah durasi kontrak, tapi untuk melakukannya tidaklah murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Mourinho punya kontrak sampai dengan tahun 2012 bersama Inter. Nah, untuk keluar dari Inter sebelum kontrak itu berakhir ada sebuah klausul buy-out bernilai 16 juta euro (Rp 184 miliar) yang harus dibayarkan.

Masalahnya, Madrid justru memberi indikasi kalau mereka tak bakal campur tangan mengenai pembicaraan kontrak Mourinho dengan Nerazzurri. Artinya boleh jadi Mourinho harus terlebih dulu merogoh koceknya sendiri untuk hijrah dari Inter dan bergabung dengan Madrid.

"Ada interpretasi mengenai kontraknya di mana mereka harus menuntaskan itu di antara mereka sendiri. Kami tak bisa berbuat apa-apa," ceplos Presiden Madrid Florentino Perez di Football Italia.

Anggaplah masalah kontrak itu sudah beres dan Mourinho pada prosesnya resmi jadi pelatih di Santiago Bernabeu. Pertanyaan lain akan muncul, akankah Mourinho diterima dengan hangat oleh Madridista?

Pria 47 tahun tersebut boleh saja punya kharisma luar biasa dan selama ini dikenal pandai merebut hati fans klub-klub yang pernah dia tangani. Namun, gaya melatih Mourinho yang sudah menuai cap pragmatis bakal berseberangan dengan tuntutan main cantik yang acap disuarakan fans Madrid.

"Gaya sepakbola Mourinho cocok benar dengan nilai (yang dijunjung tinggi) Real Madrid, yakni kesuksesan dan semangat pengorbanan," elak Perez.

Selama ini Madrid memang telah diasosiasikan dengan sepakbola menyerang nan elok. Sebaliknya nama Mourinho dikenal karena acap membawa timnya menang dengan cara pragmatis yang berorientasi kepada hasil dan bukannya permainan cantik.

Jelas menarik untuk ditunggu apakah nanti Madrid akan menjelma jadi lebih pragmatis, atau malah racikan Mourinho yang jadi lebih cantik. Satu hal yang pasti, Mourinho memang lekat dengan prestasi dan inilah yang diinginkan benar oleh Madrid.

"Untuk klub ini, yang membidik yang terbaik di setiap area, kami pikir sudah waktunya kami memboyong pelatih luar biasa ini," lugas Perez.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads