Kedatangan Ibra ke Barca musim panas lalu menjadi salah satu transfer yang mencuri perhatian. Bermodal nama besar, dia direkrut dengan harga yang lumayan tinggi.
Akan tetapi, pesona Ibra di Camp Nou dinilai tak semengilap aksinya saat tampil di kompetisi Seri A Italia, kendati si penyerang asal Swedia musim ini tetap mampu menyumbang 16 gol di La Liga Primera --sebuah jumlah yang hanya dilebihi Lionel Messi di Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan aneh sekali jika klub membelinya dengan 75 juta euro lantas Guardiola tak membiarkannya main. Bahkan jika Guardiola melakukannya, dia harusnya dirawat psikiater. Itu akan jadi keputusan orang gila," sergah Mino Raiola yang jadi agen Ibra, seperti dikutip Football Italia.
Dengan merebaknya spekulasi, Ibra pun dilaporkan tengah menelaah kemungkinan untuk balik ke Seri A Italia. Inter dan Juventus --dua bekas klubnya, plus AC Milan disebut-sebut sebagai tiga calon potensial.
Meski begitu, kepastian bertolaknya Mourinho ke Madrid menguak sebuah peluang baru. Pemain berusia 28 tahun tersebut kini punya kans untuk melakukan reuni dengan Mourinho di Santiago Bernabeu.
Toh selama ini kedatangan seorang pelatih baru ke sebuah klub lazim dibarengi dengan sejumlah pembelian, dengan merekrut sejumlah pemain yang sebelumnya sudah pernah kerja bareng dengan si pelatih. Bukan rahasia jika semasa Ibra membela Inter, dia adalah salah satu andalan utama Mourinho di lini depan.
Jadi?
(krs/krs)











































