Mourinho adalah pelatih keempat Madrid dalam dua tahun terakhir. Tiga orang sebelumnya, Bernd Schuster,Β Juande Ramos dan Manuel Pellegrini didepak setelah menukangi klub untuk waktu yang relatif tak lama. Padahal Schuster memberikan satu gelar La Liga dan satu gelar Super Coppa. Ia dipecat ketika musim 2008/09 baru setengah jalan akibat performa Madrid yang menurun.
Maka, jadilah kursi kepelatihan Madrid sebagai kursi panas. Bisa dibilang, tak ada yang aman duduk di atasnya. Tetapi, justru rasa tak aman itulah yang membuat Mourinho tertantang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu, apabila saya pensiun dari sepakbola sekarang atau saya tak akan memenangi titel juara lagi, saya masih punya latar belakang sejarah yang sulit untuk disamai," ujarnya seperti dilansir Yahoosports.
"Saya selalu suka tekanan. Dan Real Madrid adalah tantangan untuk memenuhi keinginan saya itu," tukasnya.
Kalau mau jujur, koleksi trofi Mourinho memang terbilang lengkap. Ia pernah menjuarai liga dan kompetisi domestik di Portugal, Inggris dan Italia. Di luar itu, ia juga pernah menyabet gelar juara Piala UEFA dan Liga Champions--yang terakhir dia bahkan memenanginya dengan dua klub berbeda.
Total, sejak 2002, ada 16 gelar mayor yang sudah diraih olehnya.
(roz/din)











































