Benzema bersama Franck Ribery dituduh menyewa dan berhubungan seks dengan seorang pelacur yang saat itu masih di bawah umur. Di Prancis, prostitusi menjadi ilegal jika melibatkan orang di bawah 18 tahun.
Si pelacur yang bernama Zahia Dehar mengatakan bahwa dia bertemu Benzema di sebuah klub malam di Champs-Elysees, Paris, di malam sang pria merayakan penobatan dirinya sebagai French Player of the Season di bulan Mei 2008. Di situlah Benzema kemudian membayar Dehar untuk bersenggama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benzema, yang saat ini bermain untuk Real Madrid, menemukan alibi yang mungkin bisa menghindarkan dia dari hukuman. Diungkapkan pengacaranya yang bernama Sylvain Cormer, kliennya itu mendapat bantuan dari bekas pacarnya.
"Pernyataan dia (sang mantan) sangat berharga. Dia mengatakan, dirinya menghabiskan malam itu dengan Karim, lengkap dengan detil lokasi dan orang-orang yang juga hadir di sana kala itu," tukas Cormier kepada Le Parisien.
Jika Benzema diklaim Dehar berhubungan badan dengan dirinya di Paris, si wanita mengatakan bahwa dirinya disewa ke Munich oleh Ribery untuk merayakan hari ulang tahun si pemain Bayern Munich tersebut. Ribery yang sudah menikah dan memiliki dua anak, menyangkal semua tuduhan tersebut. (a2s/rin)











































