Membelanjakan banyak uangnya dan kini dibesut salah satu pelatih terbaik di dunia, Madrid langsung tersendat di pertandingan pertama Liga Spanyol. Bertandang ke Real Mallorca, Los Merengues bermain imbang 0-0.
Hasil laga tersebut kemudian memunculkan beragam reaksi dari fans Madrid hingga presiden Florentino Perez, yang usai laga mempertanyakan keputusan Mourinho karenaΒ tidak memasang Mesut Oezil dan Sami Khedira sebagai starter. Tekanan makin besar lantaran pada laga lain Barcelona justru memetik kemenangan besar 3-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pelatih, bukan Harry Potter. Dia punya ilmu sihir, tapi di kehidupan nyata tak ada sihir. Sihir itu fiksi dan saya suka sepakbola karena itu nyata. Saya sudah berada di Madrid selama beberapa bulan dan kami melakukan 40 latihan. Anda tahu berapa banyak latihan bersama yang sudah kami lakukan, termasuk dengan pemain baru? Sepuluh pun tidak," papar Mourinho dalam wawancaranya dengan AS.
"Kami sangat kurang menyatu, jadi karena itulah cara termudah buat saya adalah dengan menerapkan kebijakan tanpa perubahan (pemain di skuad)," lanjut Mourinho.
Terkait kegagalan meraih kemenangan di laga perdana, Mourinho juga tidak khawatir. Sambil mencontohkan beberapa klub besar Eropa yang mengalami kekalahan di laga awal musimnya, dia juga mengakui kalau pertandingan pertama selalu memunculkan hasil tak terduga.
"Pertandingan pertama selalu terasa sangat aneh. Bayern kalah pekan ini, Inter bermain imbang, Juventus kalah. Manchester United imbang saat menghadapi Fulham, Manchester City kalah, tapi itu semua fakta yang normal di awal," dalih pelatih yang musim lalu memberi Inter tiga gelar itu.
Dari enam klub yang sudah dibesut sejauh ini, Mourinho memang punya catatan tak memuaskan pada laga debut kompetisi liga domestik karena dia selalu sulit memetik kemenangan.
"Musim saya di Porto dan Inter selalu dimulai dengan hasil imbang. Musim pertama saya di Porto, saya bisa memenangi empat titel dan Inter dapat dua. Beginilah saya memulai dan akan berakhir seperti itu. Saya tak melihatnya sebagai sebuah drama di hari pertama," tuntas Mourinho.
(din/krs)











































