Tingginya kecepatan sprint Khedira terekam dalam proses terjadinya gol semata wayang Madrid dalam laga tersebut, yang dilesakkan Ricardo Carvalho. Meski tak terlibat langsung dalam kejadian tersebut, Khedira menunjukkan kalau dia punya kemampuan hebat lain di samping visi menyerang yang sangat baik.
Dalam skenario serangan balik, Khedira, yang masih berdiri di wilayah pertahanan Madrid, melepas umpan pada Mesut Oezil di sisi kiri lapangan. Setelah mengirim umpan itulah Khedira kemudian ngebut menusuk ke pusat pertahanan Osasuna hingga masuk kotak penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi karena terlalu cepat, dia tak bisa menggapai umpan yang dilepas Oezil dari sisi kiri. Bola jatuh ke kaki Ronaldo yang berada di belakangnya, yang kemudian membelokkan bola ke arah Carvalho di tiang jauh, setelah lebih dulu berusaha menyepak ke dalam gawang namun dimentahkan kiper.
"Saya menang? Saya biasa melakukan sprint dan setiap harinya saya merasa semakin baik," sahut Khedira sambil tertawa dalam wawancaranya dengan Marca.
"Itu bagian dari pekerjaan saya, saya tak cuma berurusan dengan pertahanan tapi juga punya tanggung jawab untuk membantu serangan. Itu sesuatu yang bagus, saya menyukainya," lanjut mantan pemain VfB Stuttgart itu.
Sayangnya Marca tak menyebut secara pasti berapa kecepatan lari Khedira dan Ronaldo saat itu. Yang jelas, Ronaldo sebelumnya tercatat sebagai pesepakbola dengan kecepatan lari paling tinggi di dunia, mencapai 33,9 km/jam.
(din/krs)











































