Ronaldo yang dibeli dengan harga 96 juta euro musim lalu, hingga tiga pertandingan Liga Spanyol dan satu laga Liga Champions, baru mencetak satu gol. Sungguh catatan yang jauh dari memuaskan.
"Ronaldo memang selalu seperti itu. Egois dan seseorang yang individualistis di lapangan dan Real Madrid mengontraknya saat dia sudah seperti itu," tutur Carbonero dalam sebuah talkshow televisi seperti yang dikutip AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Carbonero, pemain sepakbola bukannya tidak boleh salah. Namun karena Ronaldo adalah pemain termahal di dunia, maka tiap kali ia tampil buruk, maka ia akan selalu dikritik.
"Satu-satunya masalah adalah dia dibeli dengan harga 96 juta euro, jadi saat dia berbuat kesalahan, dia tidak bisa dimaafkan," demikian kata Carbonero.
Di musim pertamanya di Madrid, Ronaldo tampil cukup istimewa meski beberapa kali terhambat cedera. Torehan 26 gol, cuma satu kurangnya dari top skorer Los Blancos, Gonzalo Higuain, membuktikan kualitas Ronaldo.
Namun musim ini, permulaan Ronaldo tidak cukup baik. Gol pemain 25 tahun itu baru lahir di laga melawan Real Sociedad akhir pekan lalu. Saat itu, sepakan bebas Ronaldo membentur lawan lebih dahulu sebelum berbuah gol.
Masih belum primanya Ronaldo disinyalir sejumlah pihak akibat persoalan pribadi. Namun Carbonero menepis spekulasi tersebut.
"Tidak ada yang terjadi padanya, dia tidak mengalami depresi, dia tidak menggunakan psikolog seperti yang dikatakan beberapa hari ini," tegas Carbonero yang sehari-harinya bekerja sebagai reporter televisi itu.
(arp/nar)











































