Cruyff merupakan orang di belakang dari filosofi menyerang di era modern Barcelona. Pria asal Belanda itu menerapkan permainan Total Football saat menangani El Barca dari 1988 hingga 1996.
Sementara Mourinho bergabung di Real Madrid di musim panas ini dan diharapkan bisa mengakhiri dominasi Barca di La Liga. Namun, Cruyff mengaku tak suka dengan metode yang diterapkan Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin pelatih butuh melakukan lebih banyak hal daripada tim bermain baik. Mereka harus mewakili klub, lembaga dan anggota. Frank Rijkaard dan Guardiola adalah wakil yang baik sebuah lembaga terkenal di dunia," tukasnya.
Sedangkan Mourinho tak terlalu mempedulikan pernyataan Cruyff. Ia mengakuΒ ikatan emosinya dengan Real Madrid semakin berkembang. "Empati saya di sini dengan pemain dan klub semakin berkembang," ujarnya.
(key/arp)











































