Setelah selama beberapa waktu menjadi "pendiam" sejak menukangi Madrid, Mourinho kembali menunjukkan sesuatu yang menjadi ciri khas-nya: melontarkan perang urat syaraf.
Dikutip dari AFP sasaran dari entrenador Madrid itu adalah David Villa. Mou mengkritik bahwa pemain Barcelona itu tidak menunjukkan ketajaman sesuai harapan. Ini terkait dengan puasa gol selama sebulan yang dialami El Guaje. Pemain nasional Spanyol itu akhirnya "berbuka" dengan dua gol ke gawang Sevilla akhir pekan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biarkan saja dia berkata sesuai yang dia inginkan. Kami tahu apa yang harus kami lakukan dan kami tetap tenang. Kami menunjukkan kinerja yang sama dengan beberapa tahun terakhir dan kami lebih menyatu. Jadi apa pun (gangguan) yang datang dari luar bisa kami hadapi," tandas pemain asal Argentina itu.
Ucapan senada juga dikatakan Xavi Hernandez. "Kami tidak akan terlibat perang kata-kata dengan Jose Mourinho. Kami ingin perang di lapangan. Yang jelas kinerja Real Madrid yang sejauh ini sangat baik, justru menjadi motivasi bagi kami," tegas jendral lapangan tengah Barca itu di situs resmi FIFA.
(nar/a2s)











































