Setelah sempat tersendat di awal musim ini, dengan dikalahkan Hercules dan ditahan imbang Mallorca, Barcelona melaju dengan mantap.
Anak asuh Josep Guardiola selalu menang dalam sembilan laga terakhirnya di La Liga. Di antara kemenangan itu dihiasi dengan skor besar seperti 5-0 saat menghadapi Sevilla, Real Madrid, dan Real Sociedad, atau 8-0 saat melumat Almeria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga melawan Espanyol pun sering tak berjalan mudah bagi Barca. Bahkan bisa dikatakan lebih sulit dibandingkan El Clasico yang mempertemukan Blaugrana dengan raksasa Spanyol lainnya Real Madrid.
Di El Clasico, Barca mampu menyapu bersih lima pertemuan terakhir dan beberapa di antaranya dimenangi dengan skor mantap semisal 6-2 dan 5-0. Namun situasinya berbeda bila dibanding dengan derby Catalan.
Statistik dari Soccerway menunjukkan bahwa dalam lima bentrok terakhir, Barca hanya menang dua kali, sekali kalah, dan sekali imbang. Kemenangan itu pun diraih dengan skor tipis yang menandakan ketatnya pertandingan.
Bila diperluas dalam sepuluh duel terakhir di partai resmi, Barca menang empat kali, Espanyol dua kali menang, dan sisanya seri.
Sulitnya derby Catalan diakui oleh kapten Barca Carles Puyol. "Kedua tim berada dalam kondisi yang tengah kuat, masing-masing punya kualitas. Laga nanti bakal sulit bagi kedua tim dan saya pikir kedua tim memiliki kekuatan yang sangat seimbang," kata Puyol di situs resmi klub.
"Ini akan menjadi laga away paling berat bagi kami di musim ini. Kami berusaha untuk melakukan yang terbaik dan membawa pulang tiga poin," tutup pemain berkebangsaan Spanyol itu.
Foto: Espanyol vs Barcelona di Stadion Cornella-El Prat, 17 April 2010 (Getty Images)
(nar/krs)











































