Valencia adalah Kerja Keras, Bukan Uang
Senin, 10 Mei 2004 14:30 WIB
Jakarta - Valencia akhirnya mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik di Liga Spanyol setelah meraih gelar di musim ini. Selain itu, sukses El Che juga menunjukkan bahwa uang bukan segalanya untuk meraih sukses. βUang bukan segalanya dalam hidup ini. Kami hanya ingin kemenangan. Skuad ini memiliki pemain yang bagus dan kami berkerja keras untuk mencapai ini,β tegas kapten Valencia David Albelda setelah skuad menjuarai La Liga. Pernyataan Albelda ini sepertinya menyindir rivalnya, Real Madrid. Maklum setelah kedatangan kapten timnas Inggris, David Beckham ke Bernabeu membuat julukan Los Galaticos semakin lekat dengan klub kaya Real Madrid. Sedangkan El Che hanya bertahan dengan kekuatan pemain yang ada saja di musim lalu. Pemain baru memang datang ke Mestalla yaitu pemain depan Momo dari Rennes dan Nestor Fabian Canobbio dari Uruguay. Namun Valencia tetap dipandang sebelah mata setelah pemain sayap Kily Gonzalez akhirnya hijrah ke Inter Milan, sedangkan striker jangkung Norwegia John Carew bergabung ke AS Roma. Sementara Real Madrid semakin gemerlap dengan para pemain bintang dunia. Namun, di tangan Rafael Benitez, klub berlambang kalelawar ini berlahan-lahan mulai bangkit dan mulai membayangi Los Galaticos. Formasi 4-2-3-1 dan juga 4-4-2, serta merotasi pemain rupanya menjadi jurus jitu Benitez. Tanggal 11 April lalu, David Albelda dan kawan-kawan akhirnya mengambil alih pimpinan la Liga menyusul kekalahan Real 0-3 dari Osasuna. Sejak itu Valencia dapat terus mempertahankan posisinya. Satu lagi yang perlu dicatat adalah semua pemain Valencia mampu mencetak gol. Hingga ke pekan ke-35 hanya Carboni dan Fabio Aurelio saja yang belum mempersembahkan gol. Kemenangan 2-0 atas Sevilla akhirnya mempercepat kesuksesan bagi Valencia merengkuh gelar Liga Spanyol. Ini juga sekaligus merupakan gelar kedua La Liga yang diraih oleh Valencia dalam tiga tahun terakhir ini. Sukses ini membuktikan akan kejelian Benitez meramu skuadnya. Namun pelatih Valencia ini merendah dan menyatakan bahwa disiplin dan komitmen pemainnya adalah kunci mereka merengkuh mahkota juara Spanyol. βTim telah menunjukkan bahwa dirinya memiliki sikap dan mental yang kuat. Para pemain selalu berkonsentrasi di setiap pertandingan dan tidak pernah puas di saat memimpin klasemen,β kata Benitez memuji skuadnya. Valencia, juga punya kesempatan mengawinkan gelar domestik dengan Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Itu akan terwujud jika El Che berhasil mengalahkan Marseille di final Piala UEFA 19 Mei mendatang.Sukses Valencia menjuarai La Liga tersebut disambut meriah oleh lebih kurang 75.000 pendukungnya yang merayakan di pusat kota Plaza de Ayuntamiento. Mereka turun ke jalan setelah Valencia berhasil mengalahkan Sevilla.Sementara itu, bagi juara bertahan, Real Madrid, ini adalah kali pertama dalam lima tahun mereka tidak menggondol satupun gelar juara. Raul Gonzalez dkk musim ini tumbang di perempatfinal Liga Champions dan di final Copa del Rey. (key/)











































