Eto'o yang 'Paksa' Ibra ke Barca

Eto'o yang 'Paksa' Ibra ke Barca

- Sepakbola
Rabu, 02 Mar 2011 11:54 WIB
Etoo yang Paksa Ibra ke Barca
Barcelona - Joan Laporta mengaku Zlatan Ibrahimovic sebenarnya tak ada dalam rencana transfernya musim lalu. Namun karena ada "paksaan" dari Samuel Eto'o, Barca pun mau tak mau akhirnya membeli Ibra dari Inter Milan.

Musim panas 2009 mega transfer terjadi saat Barca membeli Ibra dengan banderol 40 juta euro plus Eto'o. Jika diuangkan harga Ibra itu lebih mahal dari transfer Cristiano Ronaldo ke Real Madrid senilai 80 juta poundsterling di musim yang sama.

Namun kebersamaan Barca dan Ibra hanya berjalan semusim setelah konflik yang terjadi antara Pep Guardiola dan pemain asal Swedia itu. Jadilah kini Ibra menyebrang kembali ke kota Milan untuk bermain bagi AC Milan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jelas menjadi sebuah pertanyaan jika pemain semahal Ibra hanya bertahan setahun di Camp Nou. Laporta yang jadi figur penting di balik pembelian Ibra pun angkat bicara perihal keinginan Eto'o untuk pindah jadi alasan mereka membeli Ibra.

Saat itu Pep menginginkan adanya reformasi di tubuh tim dan Eto'o jadi salah satu korbannya. Eto'o saat itu tidak ingin pindah ke tim lain di La Liga dan hanya mau bermain di luar Spanyol.

"Ketika klub memenangi trebel di tahun 2009, staff teknis ingin suasana baru di ruang ganti untuk membantu keharmonisan tim," tutur Laporta yang adalah mantan presiden Barca itu.

"Inilah kemudian yang membuat kami menukar Eto'o dan Ibrahimovic, perpindahan yang diinginkan Pep Guardiola saat itu," sambungnya seperti dilansir AS.

"Disamping Ibra, dua opsi lainnya adalah Diego Forlan dan David Villa. Bagaimanapun, Eto'o tidak ingin pindah ke Real Madrid dan ia lebih memilih Inter," tukas Laporta lagi.

"Ada masalah bahwa Eto'o pastinya tidak akan menerima transfer ke Valencia atau Atletico Madrid. Faktanya klub yang ia ingini hanyalah Inter. Tidak ada lagi alternatif yang memuaskan pelatih dan para staffnya," tuntas Laporta. (mrp/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads