Akhir pekan ini Madrid menghadapi ujian dari rival sekotanya yakni Atletico di Vicente Calderon. Tiga poin wajib direngkuh oleh Los Merengues agar tidak ketinggalan terlalu jauh, atau bila beruntung bisa memangkas selisih poin, dengan Barcelona yang ada di puncak klasemen.
Hasil terkini yang didapat Atletico tidak terlalu bagus, tapi juga tidak buruk. Mereka mampu merayap ke peringkat tujuh klasemen setelah tidak pernah kalah dalam lima pertandingan terakhirnya. Sebelum itu mereka kalah tujuh kali dari delapan laga kompetitifnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan yang digelar setelah Liga Champions merupakan pertandingan yang sulit karena ada risiko kami kehilangan fokus. Selain itu faktor kelelahan fisik dan psikologis pasca Liga Champions akan membuat pertandingan berbeda," ujar The Special One.
"Atletico benar-benar berbahaya. Derby akan sulit karena kami akan menghadapi tim yang luar biasa, namun derby juga akan memberikan kemudahan bagi kami karena semua pemain kami akan memberikan segalanya," tuntas eks pelatih Porto, Chelsea, dan Inter Milan tersebut.
Statistik dari Soccerway menunjukkan, bahwa dalam sepuluh bentrok terakhir di partai resmi, Madrid menang delapan kali, sementara Atleti hanya bisa dua kali menahan imbang tetangganya itu.
(nar/nar)











































