El Clasico paruh kedua musim ini digelar pada 16 April. Hasil akhir pertandingan ini bisa berpengaruh kepada siapa juara Liga Spanyol. Tak lama setelah duel di kompetisi Liga, kedua tim akan bentrok lagi dalam laga final Copa del Rey.
Barcelona sebenarnya sudah bisa milai memikirkan Real Madrid. Memang, anak asuh Josep Guardiola masih memiliki satu pertandingan lain sebelum duel kontra Madrid itu digelar yakni melawan Shakhtar Donetsk di leg II perempatfinal Liga Champions. Di pertemuan pertama, Lionel Messi dkk menang 5-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau menjawab pertanyaan seputar Real Madrid hingga hari Selasa tengah malam (usai laga melawan Shakhtar--red). Yang kami pikirkan saat ini hanyalah berkonsentrasi untuk bagaimana lolos dari perempatfinal Liga Champions," ujar Zubizaretta.
Kiper Barca era 1990-an itu juga mengatakan bahwa konsentrasi mereka terhadap Shakhtar adalah bentuk respek Blaugrana kepada lawan. "Ini bukan hanya soal kewaspadaan, tapi juga bagaimana kami menghormati lawan kami dan juga pertandingan yang akan kami jalani," pungkasnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh pemain Barcelona Seydou Keita. "Kami punya waktu untuk memikirkan laga berikutnya. Bagi saya tak masalah untuk tidak memikirkan Madrid. Satu-satunya tujuan kami adalah mencapai semifinal Liga Champions," ujar pemain internasional Mali itu.
(nar/din)










































