Ketika Barca Diredam Madrid Sekali Lagi

Ketika Barca Diredam Madrid Sekali Lagi

- Sepakbola
Kamis, 21 Apr 2011 07:45 WIB
Ketika Barca Diredam Madrid Sekali Lagi
Valencia - Barcelona boleh lebih banyak menguasai bola dan melepas operan. Tapi, apa artinya jika mereka tak mampu mencetak gol. Sekali lagi, Barca sudah diredam oleh Madrid.

Ketika susunan pemain Madrid diumumkan, Jose Mourinho memperlihatkan starting XI yang rada unik; tanpa ada satu pun penyerang murni. Ia memasang Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil dan Angel Di Maria sebagai tumpuan serangan, dengan Ronaldo mengisi pos sebagai penyerang.

Mourinho juga menumpuk pemain di area timnya sendiri, sembari sesekali melakukan serangan balik. Strategi ini terbukti oke di babak pertama, jika melihat jumlah lima tembakan yang dihasilkan Madrid, sementara Barca hanya dua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, di babak kedua, Barca mulai bangkit. Mereka perlahan-lahan mulai menemukan rute passing dan menekan pertahanan Madrid. Beruntung bagi Los Blancos, masih ada Iker Casillas di bawah mistar gawang. Setidaknya Casillas berhasil mengamankan gawang dari dua tembakan yang dilepaskan Pedro Rodriguez dan Andres Iniesta di pertengahan babak kedua.

Ketekunan Barca dalam membongkar pertahanan Madrid patut mendapatkan acungan jempol. Setidaknya ini membuat El Real jagi mendapatkan sedikit kesempatan untuk menyerang. Keadaan mulai membaik bagi Madrid ketika Oezil ditarik keluar di menit 70 dan digantikan Emmanuel Adebayor.

Masuknya Adebayor, yang merupakan penyerang murni, membuat kerja Ronaldo terlihat lebih mudah. Beberapa kali kerjasama keduanya berhasil menembus pertahanan Barca, kendati masih belum menghasilkan gol.

Golnya sendiri baru lahir di menit 103, ketika umpan silang Angel Di Maria dari sisi kiri ditanduk dengan sempurna oleh Ronaldo. Pep Guardiola pun menyebut bahwa timnya telah diredam dengan strategi yang sama seperti akhir pekan kemarin--ketika kedua klub bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabeu.

"Mereka bermain dengan gaya yang sama seperti ketika bermain imbang Sabtu lalu. Mereka mengganti beberapa pemain, tapi konsep permainannya kurang lebih sama seperti ketika di Bernabeu," ujar Pep seperti dilansir Yahoosports.

Masih ada dua pertemuan tersisa, yakni di dua leg semifinal Liga Champions, mungkinkah Mourinho kembali menerapkan strategi serupa? Bisa jadi. Kalau ya, berarti Pep harus memutar otak mencari formula lain supaya timnya tak lagi diredam.




(roz/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads