Xavi Tentang Barca, Messi dan Pep

Xavi Tentang Barca, Messi dan Pep

- Sepakbola
Selasa, 07 Jun 2011 01:03 WIB
Xavi Tentang Barca, Messi dan Pep
Barcelona - Andalan Barcelona, Xavi bicara tentang keberhasilan timnya yang mendominasi kompetisi lokal maupun Eropa dalam beberapa waktu terakhir. Dia juga turut mengomentari Lionel Messi dan Josep Guardiola.

Sejak kedatangan Guardiola tiga tahun lalu, Barca tumbuh menjadi tim tangguh yang amat sulit dikalahkan. Dalam kurun waktu itu, Los Cules sukses merebut 10 gelar termasuk enam gelar di tahun 2009.

"Cacat" Barca barangkali cuma gagal merengkuh Copa del Rey saat takluk dari musuh besarnya Real Madrid. Meski begitu, Xavi dkk. masih sangat berpeluang untuk mendapatkan tiga trofi yang tersisa di sepanjang tahun ini yakni, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antar Klub dan Piala Super Spanyol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehebatan Barca asuhan Guardiola kini semakin diakui. Tidak sedikit yang melabeli Azulgrana saat ini sebagai klub terbaik di sepanjang sejarah.

"Ada beberapa tim hebat di dalam sejarah, timnas Brasil dengan Pele, (Johan) Cruyff dengan Ajax, (Arrigo) Sachi dengan Milan-nya tapi dalam 20 tahun terakhir, Barcelona ini adalah tim yang terbaik," cetus Xavi kepada Bild yang dikutip Soccernet.

Sukses Barca mudah saja diramalkan. The Catalans memiliki banyak pemain dengan kualitas A dan tentu saja Lionel Messi yang kemampuannya tidak perlu dipertanyakan lagi.

"Dia (Messi) adalah pemain terhebat daam sejarah, lebih baik dari Pele, Maradona atau Cruyff. Kami harus melindungi dia karena dia krusial. Tanpa dia, kami tidak akan dapat seperti sekarang," sanjung pesepakbola Spanyol itu.

Tak hanya pemain oke, Guardiola juga memiliki pengaruh besar dalam keberhasilan Barcelona. Namun, pelath berusia 40 tahun ini disebut-sebut tidak akan lama berada di Camp Nou seiring dengan maraknya spekulasi tentang masa depannya. Xavi pun berharap sang entrenador mau bertahan selama mungkin.

"Dia (Guardiola) sangat pintar, sangat bersemangat dan sangat Barcelona. Dia adalah pelatih yang hebat dan aku berharap dia bertahan selamanya. Jika tidak sebagai pelatih maka sebagai direktur olahraga atau pun presiden klub," harap Xavi.

(rin/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads