Tercatat cuma 20 kali Kaka bermain membela Madrid di musim yang baru saja berlalu dengan sumbangan tujuh gol dan lima asist di semua kompetisi. Cedera yang sempat memaksanya absen delapan bulan menjadi penyebab minimnya kesempatan dia bermain.
Kurangnya kontribusi yang dia berikan pada El Real melanjutkan kiprah tak memuaskan dirinya bersama klub tersebut. Di musim pertama bermukin di Santiago Bernabeu Kaka juga dianggap gagal mempertunjukkan kemampuan terbaiknya, sebagiamana sempat dia lakukan bersama AC Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam hal level personal, itu adalah yang terburuk sepanjang karir saya. Secara kolektivitas (tim) itu bagus. Kami memenangi piala (Copa del Rey), mencapai semifinal Liga Champions dan duduk kedua di Liga Spanyol. (Meski) itu tak cukup untuk klub sebesar Madrid," sahut Kaka dalam wawancaranya dengan AS.
Merasa berutang pada fans, Kaka bertekad membayar performa buruknya di musim depan. Dia pun yakin bisa terus bertahan di Madrid, dan menepis semua isu rencana kepindahannya ke klub lain.
"Saya tetap belum mampu memenuhi ekpektasi. Bukan hanya dari media dan juga fans, tapi juga saya sendiri. Saya harap dan berkeinginan melakukan banyak hal bagus di Madrid. Semuanya soal kepercayaan diri. Dan seperti yang mereka katakan, Mourinho sangat membantu."
"Itu menjadi hasrat saya (bertahan di Madrid). Sebelum datang ke sini, Mourinho meminta saya untuk menjalani liburan yang berkualitas, saya menunggu di pra musim dan mereka bisa memainkan saya. Keinginan saya adalah bertahan dan saya akan bertahan," tuntas Kaka.
(din/mfi)
