Hal ini diumumkan oleh Wakil Presiden Barcelona Bidang Keuangan, Javier Faus, lewat situs resmi klub. Menurut Faus, angka 45 juta euro bisa saja bertambah, tergantung dana yang didapat Barca dari penjualan pemain.
"(Barcelona) punya) 45 juta euro untuk transfer, ditambah uang yang bisa didapat dari penjualan (pemain)," terang Faus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Piala Super Spanyol (kontra Real Madrid pada bulan Agustus) akan memberikan tambahan pendapatan sebesar tiga juta euro," sambung Faus.
Faus menambahkan, klubnya memiliki utang kotor sekitar 483 juta euro (sekitar Rp 6,01 triliun) dan utang bersih 364 juta euro (sekitar Rp 4,53 triliun). Angka ini sudah menunjukkan penurunan, di mana sebelumnya utang kotor mereka 532 juta euro (Rp 6,62 triliun) dan utang bersihnya 431 juta euro (Rp 5,37 triliun).
"Sudah ada usaha yang sangat signifikan, yang akan terus berlanjut dalam dua tahun ke depan, untuk mengurangi jumlah utang ini," kata Faus.
"Barcelona rugi 83 juta euro (Rp 1,03 triliun) tahun lalu dan 21 juta euro (Rp 261 miliar) tahun ini dan kami tak bisa membiarkan diri terus kehilangan uang," pungkasnya.
(mfi/krs)











































