Madrid dan Barca bertemu lima kali pada musim ini, yakni dua kali di Liga Spanyol, dua kali di semifinal Liga Champions, dan sekali di final Copa del Rey. Hasilnya, Barca dua kali menang, Madrid sekali menang, dan dua partai lainnya berakhir imbang.
Duel Los Merengues dan Azulgrana tak selesai begitu saja di atas lapangan. Di luar lapangan, kedua kubu saling serang dan adu argumen di media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makin tidak akurnya Madrid dan Barca ternyata meresahkan Del Bosque. Dia pun berharap ada solusi untuk memecahkan masalah ini.
"Kami harus menyembuhkan luka ini sesegera mungkin. Pertandingan (Madrid-Barca) masih meninggalkan bekas karena ada orang-orang yang memanfaatkan rivalitas Madrid-Barcelona untuk memecah belah dan melepaskan diri," ungkap Del Bosque, seperti dikutip AFP.
"Kami akan mencari solusi, tanpa menyalahgunakan diplomasi. Saya harap semua kekacauan ini tidak banyak memengaruhi kami karena itu akan jadi kesalahan serius," ujar pria 60 tahun ini.
"Sepanjang kompetisi kadang-kadang memang ada gesekan, tapi Anda tak boleh kehilangan respek. Kalau kita ingin jadi juara, kalau kita ingin melanjutkan kesuksesan ini, kita harus meneruskan atmosfer yang bagus," tegasnya.
(mfi/din)











































