Varane yang umurnya baru 18 tahun, diboyong ke Santiago Bernabeu di musim panas ini dengan ongkos transfer sekitar 10 juta euro, dan dikontrak enam tahun oleh raksasa Spanyol itu.
Hebatnya, Varane baru satu musim melakoni kariernya di level profesional. Di musim lalu Lens menaikkannya ke tim pertama, memberinya debut di bulan November, dan kemudian melibatkannya di 23 pertandingan Liga Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Jose Mourinho memberinya menit yang banyak di sejumlah pertandingan pemanasan pramusim kepada Varane, dimainkan sebagai bek tengah. Koran Prancis L'Equipe ikut memberinya dukungan moral dengan menyandingkannya dengan libero legendaris Madrid, Fernando Hierro.
"Saya senang karena dibandingkan dengan Fernando Hierro. Ia pemain besar. Tapi saya masih belum membuktikan apa-apa," ucap Varane.
Pindah ke Madrid dalam usia yang masih sangat muda juga menjadi sebuah pengalaman penting dalam kariernya, termasuk bahwa dia akan dilatih Mourinho, salah satu yang terbaik di dunia saat ini.
"Mourinho punya pendekatan 'kebapakan' buat saya. Dia mengajari saya untuk menjadi sebuah referensi untuk melewati setiap rintangan awal. Saya telah melakukan perkembangan besar di musim ini," imbuhnya.
"Saya suka tantangan. Saya menyukai setiap ujian untuk meraih kesuksesan, ujian untuk berkembang. Jika Anda mendapatkan proyek seperti itu, orang yang ambisius takkan menolaknya. Saya pikir ini bisa menjadi sebuah petualangan yang luar biasa."
Tak cuma dalam hal kemampuan teknis, Varane juga merasakan perubahan "level" statusnya sebagai pemain bola klub besar di Eropa bahkan dunia. Meski masih remaja, tapi dia sekarang adalah pemain Real Madrid.
Varane menceritakan pengalamannya ketika mendarat di bandara Barajas, Madrid. "Turunlah dari pesawat. Ada 60 atau 70-an wartawan di luar. Lalu saya berpikir, 'Oke, saya ada di Real Madrid."
(a2s/nar)











































