Di atas kertas, Madrid bukanlah tandingan Levante. Tapi, hitungan di atas kertas ternyata tak terwujud di lapangan. Dalam laga di Ciudad de Valencia, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, anak buah Mourinho kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Awal petaka klub ibukota Spanyol itu dimulai pada menit ke-40. Saat terjadi keributan yang melibatkan beberapa pemain, Khedira--yang mungkin bermaksud melindungi Angel Di Maria--tampak jelas mendorong Sergio Ballesteros hingga terjengkang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanjutkan sisa 50 menit pertandingan dengan 10 orang pemain membuat Madrid kehilangan keseimbangan. Akibatnya, pertahanan mereka rapuh dan gawang Iker Casillas bisa dijebol oleh Arouna Kone.
Mourinho tak berbasa-basi soal siapa yang harus bertanggung jawab atas kekalahan timnya. Dia langsung menunjuk Khedira.
"Dalam opini saya, kesalahan ada pada salah satu pemain yang sudah tahu tipe situasi semacam ini dan masih saja masuk jebakan," ungkap Mourinho di Yahoosports.
"Dalam sesi latihan kami sudah menunjukkan gambar-gambar seperti pengusiran Khedira tadi, dan saya pikir ini tak akan terjadi dan tak ada pemain kami yang diusir," sambung pria asal Portugal itu.
"Saya pikir pemain harus cukup cerdas untuk menghindari situasi seperti ini," tegasnya.
"Selamat untuk Levante. Mereka pintar dan tahu bagaimana memprovokasi dan itu juga bagian dari sepakbola," imbuh Mourinho.
(mfi/mrp)











































