Tuduhan ini muncul setelah terjadinya Kanoute yang terlihat marah menghampiri dan mencengkram leher Fabregas secara kasar sesaat sebelum Lionel Messi mengeksekusi penalti di pertandingan antara Barcelona melawan Sevilla Minggu, (23/10/2011) dinihari WIB.
Akibat ulahnya tersebut, wasit tanpa ampun mengganjar penyerang asal Mali ini dengan kartu merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak akan memberikan toleransi pada siapapun yang menuduh saya sesuatu yang tidak saya lakukan," tulis eks kapten The Gunners itu.
"Jika mereka frustasi pada keputusan yang berlawanan dengan mereka di lapangan maka ada cara lain untuk menghadapinya."
"Mengangkat masalah rasisme adalah cara yang pengecut dan pilihan mudah untuk menutupi perilaku buruk Anda sendiri. Hati nurani saya benar-benar jelas. Saya tidak melakukan hal yang salah," tegas Cesc.
Melalui akun jejaring sosialnya itu pula Fabregas mengatakan bahwa ia dan Kanoute telah berbicara lewat telepon. Mereka mengklarifikasi apa yang terjadi dan sudah saling memaafkan.
(rin/rin)











































