Mourinho Samai Happel dan Trapattoni

Mourinho Samai Happel dan Trapattoni

- Sepakbola
Kamis, 03 Mei 2012 08:20 WIB
Mourinho Samai Happel dan Trapattoni
(Getty Images)
Jakarta - Sukses Real Madrid menjuarai La Liga 2011-12 menorehkan catatan istimewa buat pelatihnya, Jose Mourinho. Dengan keberhasilan itu Mourinho kini menyamai pencapaian Ernst Happel dan Giovanni Trapattoni.

Kemenangan 3-0 atas Athletic Bilbao di San Mames dinihari tadi menjadikan Madrid kini memiliki 94 poin dan tak terkejar lagi oleh Barcelona, yang tertinggal tujuh angka dengan dua sisa laga menuju akhir kompetisi.

Ini merupakan titel liga ketujuh yang didapat Mourinho sepanjang kariernya. Sebelumnya pelatih berusia 49 tahun ini sudah meraih masing-masing dua titel juara bersama klub yang pernah dibesutnya yaitu Porto (2002-03, 2003-04), Chelsea (2004-05, 2005-06) dan Inter Milan (2008-09, 2009-10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titel juara La Liga ini pula menjadikan Mourinho sebagai pelatih ketiga, setelah Happel dan Trapatoni yang berhasil memenangi kompetisi liga di empat negara yang berbeda dengan meraihnya di Portugal, Inggris, Italia dan Spanyol.

Happel sukses membawa Feyenoord juara Eredivisie 1970-71. Pria Austria tersebut kemudian mengantar Club Brugge tiga kali beruntun merengkuh juara Liga Belgia dalam kurun waktu 1976-1978.

Petulangan Happel ke Jerman menuai sukses dengan mempersembahkan gelar Bundesliga dua kali untuk Hamburg pada 1981-82, 1982-83 dan menutup kariernya membesut klub dengan juara Liga Austria bersama Swarovski Tirol pada 1988-89 dan 1989-90.

Sementara Trapattoni memetik sukses besar di negaranya sendiri, Italia, dengan membawa Juventus enam kali juara pada pertengahan 70-an hingga pertengahan 80'an. Ia juga membawa Inter memperoleh Scudetto di musim 1988-89.

Keberhasilan juga dikecap pemilik julukan Il Trap di tanah Jerman dengan memimpin Bayern Munich meraih titel juara pada 1996-97. Kemudian pada 2004-05, Trapattoni menjuarai Liga Portugal dengan Benfica dan terakhir bersama Red Bull Salzburg menjadi kampiun Liga Austria 2006-07.

Adapun Tomislav Ivic, mendiang pelatih asal Kroasia, yang menjuarai lima liga yang berbeda. Ia mengantar Hajduk Split tiga kali juara Liga Yugoslavia (1974, 1975, 1979) kemudian di Liga Belanda juara dengan Ajax pada 1977.

Di Liga Belgia, Ivic bersama Anderlecht juara pada 1981 dan lima tahun kemudian menjuarai Liga Yunani dengan Panathinaikos sebelum membaw Porto juara Liga Portugal pada 1988.

Akan tetapi, ada satu lagi torehan istimewa Mourinho yang tidak didapat oleh pelatih-pelatih yang sudah disebutkan di atas. The Special One menjadi pelatih pertama yang bisa meraih juara liga di tiga kompetisi elit di Eropa.


(rin/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads