Cruyff: Barca Kebanyakan Brasil
Selasa, 31 Agu 2004 12:31 WIB
Jakarta - Salah satu legendaris sepakbola dunia Johan Cruyff mengkritik banyaknya pemain Brasil di Barcelona. Menurutnya hal itu bisa mengganggu kekompakan tim.Cruff yang sempat bermain untuk Barca tahun 1973-1978 itu menganggap klub Catalan itu tidak belajar dari pengalaman sebelumnya. "Dulu Barcelona dikritik karena terlalu banyak memakai pemain Belanda. Sekarang mereka mengganti pemain Belanda dengan pemain-pemain Brasil. Jelas sekali mereka tidak belajar dari pengalamannya," ujar Cruff, seperti dilansir Goal, Senin (31/8/2004).Seperti kebanyakan mantan pemain lainnya, Cruyff juga meneruskan karirnya setelah pensiun bermain sepakbola menjadi pelatih. Barca pun sempat ditukanginya selama delapan tahun (1988-1996). "Saya tidak mengatakan bahwa adanya pemain Brasil di Barca akan menurunkan kualitas. Tetapi klub yang sukses selalu memiliki perpaduan yang baik antara beberapa pemain asing yang berbeda asalnya. Jika terlalu banyak pemain yang berasal dari satu negara, bisa mengganggu kekompakan," tambahnya.Selain masalah kekompakan, kebanyakan pemain asing terlebih yang berasal dari luar Eropa akan merugikan klub. Di kompetisi lokal jumlah pemain asing yang boleh dimainkan setiap pertandingan dibatasi maksimal 3 orang. Jadi akan sangat mubazir jika membayar pemain asing dengan mahal, tetapi jarang dimainkan.Saat ini Barcelona memiliki enam orang pemain kelahiran Brasil. Misalnya Ronaldinho, Deco, Belletti, Edmilson, Sylvinho, dan Thiago Motta. Yang lebih rawan lagi, pemain tersebut sebagian besar merupakan pemain inti di Barca. (lom/)











































