Di saat rival abadinya yang juga juara bertahan Real Madrid masih tertatih-tatih dan tertahan di papan tengah, Barca justru tancap gas dan menyapu bersih lima laga awal mereka untuk bisa duduk di puncak klasemen lewat keunggulan delapan poin atas Madrid.
Jelas ini merupakan sedikit kejutan mengingat mereka baru saja ditinggal Pep Guardiola, pelatih yang memberi 14 gelar selama empat tahun terakhir, sementara Madrid relatif stabil karena tak ada pergantian pelatih dan juga masuknya pemain baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa laga di mana kami tampil pada level tertinggi kami dan juga level lainnya, di mana itu sangat berdampak bagi start kami," tukas Vilanova di Football Espana.
"Selama musim berjalan, kami ingin mengembangkan lagi ritme permainan kami. Kami belum tampil 100 persen. Tapi saya pikir kami lebih kuat secara fisik dibanding yang lalu, karena pada kenyataanya ini adalah pemain-pemain yang sama," lanjutnya.
Salah satu faktor yang mungkin membuat Vilanova berkata demikian adalah banyaknya pemain Barca yang cedera khususnya di lini pertahanan. Ini membuat tembok di depan Victor Valdes tak lagi kokoh dan kerap kebobolan lewat gol-gol mudah musim ini.
"Akan selalu mempengaruhi Anda jika jumlah pemain sangat minim, tapi bagi klub seperti kami yang punya jadwal padat, kami sudah terbiasa. Beberapa pemain akan pulih untuk laga di Lisbon (kontra Benfica) dan juga yang lain untuk laga Clasico. Tapi kami harus menunggu."
"Ketika badai cedera menimpa pemain di posisi tertentu maka itu akan membuat sulit ke depannya, tapi saya melihat (Alex) Song tampil sangat baik di posisi bek tengah," pungkas Vilanova.
(mrp/mrp)











































