Pepe dituduh mengejek Levante usai kemenangan Real Madrid di Ciutat de Valencia, Senin (12/11) dinihari WIB. Kubu Los Merengues langsung meluncurkan pembelaan untuk pemainnya itu.
Pada laga itu, Madrid kewalahan menghadapi Levante sebelum pada akhirnya membukukan kemenangan 2-1 yang ditentukan oleh gol pemain mudanya, Alvaro Morata.
Seusai pertandingan, media-media setempat melaporkan terjadinya insiden yang melibatkan bek internasional Portugal itu dengan pemain Levante Sergio Ballesteros di sekitar ruang ganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia juga menari dan melempar pandangan yang menantang kepada kami. Itulah kemudian kami mengkritik perilakunya, menanyai dia tipe profesional seperti apa dia. Kami bilang dia tidak pantas memakai jersey (Madrid). Kami tersinggung. Kami cukup marah."
Kubu Madrid dengan sigap langsung merespons tudingan miring itu. Ditegaskan mereka, baik Pepe maupun anggota tim lainnya tidak melakukan tindakan buruk.
"Para pemain kami dan staf teknis menunjukkan perilaku teladan selama pertandingan, yang dimainkan dalam kondisi sulit untuk sepakbola. Tim kami mengatasinya dengan profesionalisme, dedikasi dan semangat olahraga," bunyi pengumuman di situs resmi Madrid.
"Di akhir laga, sikap dan tindakan para pemain, staf teknis dan tim perjalanan semuanya benar dan tidak tercela."
"Kami menolak tuduhan-tuduhan di beberapa media terkait klaim provokasi oleh pemain kami Pepe kepada tim tuan rumah. Si pemain menunjukkan perilaku teladan, seperti semua rekan-rekan setimnya."
"Klub akan terus mempertahankan nilai-nilai olahraga dan respek yang seharusnya ditegakkan di dunia olahraga."
(rin/krs)











































