Casillas: Madrid Tak Perlu Iri pada Akademi Barca

Casillas: Madrid Tak Perlu Iri pada Akademi Barca

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 13 Des 2012 14:49 WIB
Casillas: Madrid Tak Perlu Iri pada Akademi Barca
AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Madrid -

Real Madrid dikritik keras ketika mereka mengabaikan pemain lulusan akademi mereka. Namun, Iker Casillas membela timnya dan menyebut Barcelona di masa lalu pun seperti mereka.

Cuma Casillas yang jadi pemain lulusan akademi Madrid yang masih bertahan hingga saat ini di tengah kepungan pemain-pemain bintang di tim itu. Memang masih ada nama-nama seperti Alvaro Arbeloa dan Jose Callejon yang ada di utama, tapi mereka sempat bermain di tim lain.

Pemain muda seperti Nacho Rodriguez, Alvaro Morata atau Jesse, justru jarang mendapat kesempatan main dari Jose Mourinho dan membuat pelatih asal Portugal itu dikritik habis-habisan oleh media setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang dilakukan Barca sebagai rival abadi Madrid berbeda 180 derajat di mana tim asal Catalan itu justru memberdayakan pemain-pemain lulusan La Masia. Bisa dihitung pemain-pemain non akademi yang menjadi pilihan utama Tito Villanova seperti David Villa, Alexis Sanchez, Javier Mascherano atau Dani Alves.

Menyikapi hal ini, Casillas tak mau ambil dan menyebut jika siklus seperti ini wajar terjadi dalam sepakbola. Memang saat ini dinilai akademi Barca sedang berada di puncak dan bukan berarti juga Los Blancos melupakan pembinaan pemain usia muda.

"Well, ini semua soal Barcelona yang memainkan 11 pemain akademi mereka, tapi aku ingat 11 atau 12 tahun lalu ketika mereka menurunkan 11 pemain asing," ujar Casillas dalam wawancara dengan La Sexta seperti dikutip Football Espana.

"Ini seperti siklus saja dan mereka tidak bisa begitu saja memamerkan fakta bahwa mereka menurunkan 11 pemain didikan akademi. Slogan mereka sudah menunjukkan soal itu, tapi beberapa tahun lalu ketika Xavi dan Puyol mulai berkarier sulit bagi pemain lulusan akademi untuk bermain," sambungnya.

"Di Madrid jelas aku lebih senang melihat lebih banyak pemain dari akademi klub yang bermain, tapi Madrid adalah klub besar yang ingin meninginkan pemain terbaik di dunia dan terkadang yang terbaik itu pun harus datang dari luar negeri."

"Akademi Real Madrid begitu impresif. Itu sudah dibuktkan dengan adanya banyak pemain hebat di Spanyol dan juga dunia. Kami tidak perlu iri dengan akademi yang lain," tutup Casillas.

Di era 90-an memang Barca sempat banyak mengumpulkan pemain asing tenar macam Rivaldo, Luis Figo, Hristo Stoickhov, Michael Laudrup dan George Hagi. Bahkan saat ditangani Louis van Gaal, Los Cules disesaki banyak pemain Belanda.



(mrp/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads